Orang bijak pernah berkata langit kita sama, namun cakrawala kita sungguh berbeda.
Dalam setiap merespon suatu tanda, sinyal, masalah ataupun apalah, salah satu kehebatan manusia adalah merespon dengan cara dan gaya yang sungguh berbeda. Dalam kehidupan sehari-hari tentunya kita senantiasa dibenturkan dengan segala aneka ragam corak warna kehidupan yang membuat kita menjadi bahagia atau sedih, senang ataupun susah, merasa puas ataupun kecewa, merasa suka ataupun duka, dan masih banyak yang lainnya. Namun terkadang dalam merespon suatu hal terkadang kita mendapatkan suatu hal yang tak sesuai dengan fitrah manusia sebagai makhluk yang diamanati menjaga dan merawat dunia ini.
Setiap manusia memiliki pandangan yang berbeda dalam menyikapi segala sesuatunya dan bahkan dapat berbenturan dengan pandangan yang lainnya, sehingga menimbulkan suatu ketegangan tersendiri dan dengan segala cara mempertahankan apa yang menjadi sudut pandangnya.
Tak ada yang salah dengan berbagai cara sudut pandang tersebut yang salah hanyalah merasa bahwa sudut pandangnya adalah paling benar dan
seringkali menyalahkan prinsip orang lain. Betapa Mahadahsyatnya Sang Pencipta menciptakan satu manusia namun memiliki pola pikir dan rasa yang sungguh unik dan berbeda. Maka dari itu kita sebagai makhlukNya perlu mensyukuri segala nikmat yang telah diberikan kepada kita yang sungguh teramat banyak ini dan bahkan takkan pernah kita bisa menghitungnya.
Salah satu cara kita mensyukurinya adalah dengan belajar menghargai segala pendapat orang lain dengan penuh kesadaran dan bijaksana. Maka dari itu kita perlu memerlukan kacamata yang bening sehingga dalam melihat dan memandangnya sesuai apa adanya dan alamiah adanya. Jikalau kita memakai kacamata hitam, biru, hijau dan warna lainnya maka yang terlihat yang dominan adalah warna kacamata tersebut.
Maka perlulah kacamataku dan kacamatamu memakai kacamata bening.
Jadi apakah kacamata sudut pandangmu dalam merespon segala bentuk kisah dan kejadian dalam kehidupan ini. Semuanya terserah kepada individu masing-masing.
Seringkali kita memandang sesuatu dengan kacamata yang berbeda dibandingkan dengan yang lain, hasilnya mungkin akan berbeda tergantung bagaimana kita menginterpreasikannya. Apalagi kalau kita memandangnya dengan kacamata yang buram, tentu makin beda hasilnya. Saya setuju dengan pendapat anda, agar kita bisa memandang sesuatu dari kacamatan yang bening dan yang lebih penting lagi … dengan hati yang jernih!.
Salam sukses.