Dalam setiap hembusan nafas dan kedipan mata kadangkala perasaan dan pikiran kita terjadi sesuatu hal yang tak terduga.
Kadangkala dalam menjalani segala sesuatunya tak sesuai dengan apa yang kita harapkan dan hal ini dapat menyebabkan pergeseran prasangka terhadap sesuatu yang telah dijanjikan oleh Sang Penguasa seluruh alam semesta. Jika hal ini terus menerus mengerogoti pikiran dan hati kita, maka lambat laun kita akan menjadi orang yang tak tahu berterima kasih dalam menyikapi segala hal yang datang kepada dirinya.
Apa yang menyebabkan segala sesuatunya tak sesuai dengan harapan kita, jawabannya sungguhlah beragam bisa jadi karena kita belum maksimal dalam melakukan langkah yang kita ambil, bisa jadi karena kita belum sesuai dalam mengambil keputusan dalam melakukan suatu tindakan, bisa jadi Sang Pemberi Nafas menguji kita dalam perjalanannya.
Kadangkala kita menjadi bingung, pusing dan serba salah, bisa jadi hal yang susah bagi kita tapi mudah bagi orang lain ataupun hal yang mudah bagi kita begitu susah bagi orang lain. Hal ini adalah merupakan respon yang wajar, namun akan jadi bumerang jika kita terus menerus meresponnya namun tak ada solusi dalam penyelesaiannya. Dalam kehidupan alamiah ini diperlukan keseimbangan dalam segala hal, karena jikalau tak seimbang,maka lambat laun akan terjadi kerusakan baik bagi individunya, kelompoknya, lingkungannya bahkan lebih luas adalah alam semesta.
Kadangkala kita melihat dari satu sisi yang berbeda dengan orang lain, sehingga mengakibatkan perbedaan namun hal ini adalah wajar karena perbedaan itu indah, namun akan jadi tak wajar jika mentasbihkan statementnya menjadi yang terbaik.
Kadangkala kita berpikir dengan cara yang berbeda dengan yang lain sehingga menimbulkan perbedaan pendapat, namun itu semua tak masalah karena dengan adanya perbedaan pendapat dapat menguji kemampuan dan cara berpikir kita, namun akan menjadi masalah jika pendapat kita dijadikan sebagai ajang pembuktian kehebatan kita.
Kadangkala kita merasa dengan cara yang berbeda dengan yang lain sehingga menghasilkan rasa yang beragam, namun semuanya sah-sah saja, karena dengan berbagai macam cita rasa akan membuat kehidupan ini menjadi lebih berarti dan bermakna, namun akan jadi masalah jikalau apa yang kita rasa menjadikan kita menjadi orang yang merasa lebih dari yang lainnya.
Jadikanlah setiap kadangkala didalamnya untuk berpikir dan merasa positif dengan senantiasa terus menerus belajar bersabar dan bersyukur dengan cara berusaha dan berdo’a semaksimal mungkin serta memberikan segala kemampuan diri lahir batin dengan segala cara dan tindakan kepada semua makhluk dan alam semesta sesuai dengan titah Sang Pencipta yang Maha Segalanya.