Sungguh teramat meyakitkan, jika apa yang ingin kita raih dan kita impikan tak sesuai dengan apa yang kita harapkan.
Dalam perjalanan hidup kita sudah teramat banyak hal-hal yang telah menyapa, menghampiri, mendekat bahkan bersahabat dengan kita dalam setiap hembusan nafas , degup jantung , detak nadi, kedipan mata bahkan dalam imajinasi kita.
Dalam prosesnya seringkali kita mengalami hal kejadian yang kadangkala membuat kita teramat bodoh, lucu, biasa saja, berlalu begitu saja, menyenangkan, membahagiakan atau sungguh tragis dan memilukan. Namun berapa banyak hal tersebut kita renungkan keberadaan dan dijadikan sebagai batu loncatan, terpaan, semangat dalam menjalani kehidupan ini. Karena tak jarang orang yang mengalami berbagai penderitaan dalam kehidupannya mereka melakukan hal yang sungguh merugikan dirinya sendiri, keluarga bahkan lingkungan sekitar.
Apapun yang terjadi terhadap tiap individu adalah merupakan hal yang memang harus dijalani oleh individu itu sendiri, tak bisa digantikan oleh siapapun. Karena dengan semakin banyak terpaan dan ujian dalam kehidupannya akan mengantarkan seseorang tersebut kepada apa yang dia harapkan dan dia dambakan yaitu kebahagiaan, kesejahteraan, ketentraman yang sejati adanya. Berbagai sudut pandang dan tindakan yang dilakukan dalam meraih hal tersebut.
Betapa Mahakasihnya Sang Pencipta telah memberikan kita suatu kekuatan yang begitu luar biasa yaitu berupa pikiran dan perasaan yang dapat melakukan dual hal yang berbeda dalam saat yang bersamaan, bisa saling mendukung atau saling menghukum atau juga dapat saling membenarkan satu sama lain dan semuanya adalah merupakan suatu perenungan yang mendalam bagi kita makna dan hikmah apa yang ada dibalik rahasia semua itu.
Learning by doing adalah salah satu bentuk alamiah yang diberikan Sang Maha pemilik segala ilmu dalam memberikan hikmah pelajaran kepada hambaNya dalam merespon dan menyikapi segala bentuk kejadian di dunia fana ini. Semua diserahkan kepada tiap individu sendiri respon apa yang akan diambilnya dan itulah yang menjadi bagiannya dalam pentas drama kehidupan ini.
Bukankan kita dilahirkan sama-sama dari rahim Bunda tercinta tidak langsung dapat berjalan, berbicara, dan lainnya akan tetapi melalui berbagai tahap yang teramat unik juga luar biasa, dari situ kita belajar dan belajar terus menerus. Dari belajar berdiri, berjalan, berbicara serta lainnya dan dari perjalanan tersebut kita pasti selalu mendapatkan hal yang baru, namun apakah kita menyadari apa tidak. Pada hakikatnya kita adalah makhluk yang diciptakan untuk belajar dan pelajaran yang terbesar adalah mengabdi kepadaNya untuk kembali kepadaNya. Jadi belajarlah dengan learning by doing with positive thinking and positive feeling.
Ingatkah kita ketika kita masih kecil dan belajar berjalan…? Ya, just do it. Kita ngga peduli mau jatuh berapa kali. Yang ada bangkit lagi dan lakukan lagi dst.
Inilah satu bentuk pembelajaran dari Sang Khalik kepada kita.
Salam Sukses,
Arief Maulana | Student of Internet Marketing School