Dalam kegundahan dan kepanikan hal yang ada jadi tiada, namun dalam ketenangan semuanya tampak nyata.
Sudah menjadi alamiah dalam kehidupan ini kita seringkali menghadapi segala hal yang membuat kita bahagia atau sedih, nikmat ataupun sengsara, suka maupun duka, sanjung puji ataupun caci maki dan yang lainnya.
Semua orang rindu sekali memiliki ketenangan dalam pikiran dan jiwanya masing-masing dalam melalui sisa jatah usia dalam kehidupan dunia maya ini. Berbagai macam cara dan ragam dilakukan agar mendapatkan ketenangan dalam dirinya.
Salah satu jalan menuju ketenangan adalah kita belajar mensyukuri nikmat yang telah diberikan kepada kita dengan mempergunakannya sebijak mungkin dalam menjalani kehidupan ini.
Orang yang bersyukur adalah orang yang menerima segala bentuk kejadiannya dengan berpikir positif dan rasa yang positif dengan rasa bahagia. Apapun yang telah berada dalam genggamannya dikerjakan dengan senang hati, tidak tamak dan tidak bertindak diluar kemampuan.
Bersyukur itu tidak menguasai milik orang lain serta tidak menginginkan kebahagiaan orang lain, malah merasa bahagia jika orang lain itu merasa bahagia dan sejahtera dalam kehidupannya.
Syukur adalah harta yang tak dapat habisnya, karena itu barang siapa yang ingin mencari kekayaan dan kebahagiaan serta ketenangan dalam hidup, maka bersahabatlah dengan rasa syukur. Orang yang bersyukur senantiasa menang atas segala keadaan silih bergantinya roda perputaran masa dalam kehidupan ini.
Bersyukurlah terhadap segala pemberian Sang Pencipta kepada kita, maka ketenangan akan lahir batin akan tergapai.